Living a Thousand Life’s

Welcome back! Mungkin diantara kalian belum pada tau, kalo hobi terbesar gua itu membaca. Yep, reading.

Bukan sekedar baca buku biasa, i like to read. A lot. Gue baca begitu banyak buku untuk ukuran anak seusia gua dan gua suka banget baca. I feel like, dengan baca buku, kita bisa escape kehidupan kita yang sekarang dan explore dunia lain.

I’m in love with fiction characters. Pas gua kecil, gua suka banget novel anak like KKPK. Seiring gua tambah besar bonyok -bokap nyokap- gua mulai nyuruh untuk baca buku yang lebih lagi alias naik level.

Sekitar umur 7 atau 8 tahun gue mulai baca seri Lima Sekawan. Biasanya kita ke toko buku bekas dan borong Lima Sekawan terbitan tahun 1984 or something. Gue sekarang punya koleksi 5 Sekawan yang hampir lengkap, punya juga Seri Trio Detektif sama Sapta Siaga. Enyd Blyton was life.

Gak lama setelahnya, my mom started to introduce me ke buku buku klasik! Yea, pasti banyak diantara kalian yang gak suka baca buku klasik dan ngerasa itu ngebosenin banget. Awalnya emang iya, boring banget deh.

Font nya kecil kecil, udah gitu gaada gambarnya! Tapi semakin gua baca, i started to in love with the stories. Gue mulai baca buku klasik terjemahan bahasa indo untuk anak anak, such as Alice in Wonderland, The Little Princess, Emy and the Shrinking Rat, and The Marvelous World of OZ terbitan dari Atria. Sumpah keren abiss..

Setahun kemudian mama gua mulai ngenalin gua ke buku klasik bahasa inggris, yaitu Secret Garder, Pride and Prejudice, sama Four Women or something gua lupa. Yet gua juga addicted ke buku buku itu.

Gue juga suka banget sama karya karya Raditya Dika! Dia komedian muda Indonesia, tapi buku buku komedi yang dia hasilkan itu di setiap bukunya punya pesan moral yang deep. Gua rekomen bangt buku buku kaya gitu untuk kalian baca.

Pas gua umur 12 mama gua beliin gua bukunya Maya Angelou yang menurut gue, keren abis. Judulnya A Letter to My Daugther. Gue mulai mengenal karya karya Agatha Christie, terus ngoleksi seri Chicken Soup For The Soul.

Pas gua akhirnya masuk kelas 6, gue mulai mengenal teen lit or teen fiction. Gua beli beberapa dalam bahasa indo, tapi well bukan my really favourite juga.

Di akhir masa kelas enam muncul Tfios, The Fault In Our Stars. Sejak saat itu gue mulai in love with buku buku inggris yang kaya gitu juga. Gua akhirnya beli Looking for Alaska, Abundance of Katherines, dan yang paling baru, Paper Towns. Gua juga mulai mengenal karya karya Dee/ Dewi Lestari.

Berhubung mama gua juga suka baca, kadang kalo bosen gua suka ngeliatin koleksi mama gua. Dari situlah gua akhirnya kenal Pramoeda Ananta Toer, Moamar Emka and Paulo Coelho yang karya nya super deep banget sampe gua aja masih suka gangerti.

There is some point in my life ketik gua kenal Tere-Liye, dan gua ngoleksi buku buku dia, Hafalan Shalat Delisa, Burlian, Pukat, Eliana, dan Amelia. Fantastis!

Sampai saat ini gue juga mulai baca seri seri Sherlock Holmes, gue juga punya buku Ellen Degeneres dan seriously dia lucu banget bukunya! Gua juga punya buku Wreck This Journal yang sampe sekarang belum sempet gua ‘rusak’ karena gua masih tenggelam sama buku buku yang lain.

Gue juga suka random books yang covernya bagus atau menarik, terus sinopsisnya seru, kaya buku yang judulnya To All The Boys I’ve Loved Before kalogasalah. Tapi itu bukunya juga bagus and i like it.

Gue juga suka baca di wattpad.com. Forum dimana kita bisa bikin stories dan baca stories orang secara gratis. Kita juga bisa nge desain cover buku sendiri, dan orang orang yang baca bisa vote and comment di story kita. Kalo bukunya bagus banget biasanya bakal dilirik penerbit loh! Tapi banyak banget author potensial disana yang cerita ceritanya gua suka. Tapi kebanyakan cuma romance or teen lit and teen fiction gitu. Ada bahasa inggris dan indo juga! TEEHEE!

Mungkin kalian akan nanya kenapa gua ga suka seri Harry Potter, Divergent, atau Hunger Games. Iya, soalnya gue gapernah ngikutin serial mereka dari awal. Pada fase itu gua masih tergila gila sama buku klasik. Tapi gua penggemar besar Thomas, Minho, and Newt and all the gladers di The Maze Runner!
Karena bapak gua dulu kuliah di Jerman, gue jadi mengenal Anne Frank dari beliau. Gue punya buku berisi diary Anne Frank dalam bahasa inggris dan jerman! Haha, guess how cool it was!

But seriously, baca buku itu kaya living in a thousands life’s befor you actually die. Jadi hidup lo ga cuma boring, tapi lo bisa berfantasi ke dalam maze, terjebak di India, tetanggaan sama Margo di Florida, punya keluarga American-Korean, perjuangan ngehadepin penjajah, or even mecahin misteri bareng 4 sahabat yang lain!

Bucket list gua? Banyak men. Banyak buku bagus yang sedihnya gamasuk ke Indonesia. Salah satunya itu buku, actually memoar nya Connor Franta, youtuber favourite gua. Dia bikin buku berjudul A Work In Progress yang bakal officially terbit 21 April ini. Tapi sedihnya buku itu cuma masuk ke USA, Kanada, sama Aussie. Beli online di amazon bisa sih, tapi shipping costnya mahal banget dan ga worth it.

So yeah, itulah beberapa buku buku dan author yang menamani gua dalam proses gua menjadi dewasa sampai sekarang! Makanya banyak orang bilang i live in fantasies dan imajinasi tanpa batas, but i think thats what the best thing about being a bookworm. x.

[paper towns, and i think i got a crush on margo roth spiegelman haha]

Books give a soul to the universe, wings to the mind, flight to the imagination, and life to everything

-anonymous-

Advertisements

What Do You Think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s