For Granted

Hey guys!

Hari ini ada berita yang cukup buruk, untuk gue. Salah satu teman sekelas gue, anggap sajalah namanya X, ngalamin kecelakaan motor.

No, si X ini bukan tipe anak bandel yang suka kebut-kebutan motor kok. Dia termasuk anak yang sangat berprestasi di sekolah dan rajin. Tapi, sayangnya dia punya sifat yang cenderung mudah emosi. Jadi kalau dia bete atau kesel karena sesuatu, siap siap deh kena semprot.

Karena itu, people, terutama temen-temen, seringkali take him for granted. Kita sering minta bantuan dia kalau ada tugas atau latihan soal. Kita sering banget minjem hasil-hasil ulangan dia untuk nulis pembetulan. Kita juga sering rely on sama dia soalnya dia memang murid yang rajin, apalagi kalau ada tugas kelompok.

Nah, tapi, karena dia punya sifat emosi yang mudah marah, gak banyak orang yang mau jadi temen sama dia. Dia punya sih, beberapa kawan dekat di kelasnya, tapi selebihnya itu bukan. Kita sering banget gamau satu kelompok atau berhubungan sama dia karena sifat emosionalnya.

Bahkan, temen-temen gue ada yang suka ngegodain dia, dipancing-pancing supaya marah. Suka bikin istilah-istilah dan kode untuk dia. Sering juga ngetawain dia kalo dia lagi marah.

Padahal, kita, gatau kisah hidup dia. Pasti ada dong, faktor-faktor yang bikin dia emosional seperti ini. Apalagi dia emosional di hal hal yang paling sepele, kaya dapet nilai ‘sedikit’ jelek pas ulangan, atau ada kesalahan saat dia main keyboard pas pengambilan nilai musik.

Apa mungkin dia punya masalah, atau kah efek dari masa kecilnya, ataukah faktor-faktor lain, kita ga tau. Kita juga mungkin gak ngerti apa yang menyebabkan dia seperti ini. Tapi, yah, tetep aja, semua suka banget buat godain dia dan semua pada males temenan sama dia.

Hari ini, dia kecelakaan motor. Dia lagi dalam perjalanan pulang ke rumah dengan naik motor sama papanya. Gue sebenernya kurang mengerti kronologinya sih, tapi setau gue dia ditabrak sebuah mobil yang menyebabkan kakinya patah.

Gue dapet kabar ini tadi sore dari wali kelas gue, karena kami sekelas dengan si X. Beliau menyampaikan bahwa teman kami ini akan di operasi di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta.

Ketika berita ini akhirnya kita sebar ke grup kelas gue, 8F, semua orang langsung merespon sampai rame. Bahkan ketika akhirnya sampai ke grup angkatan, banyak banget yang respon dan ngedoain.

“Kasihan banget anjir,” “Kasian woi” “Aduh ga kebayang” “Sadis banget” “Aaaa kasihaaan” “Get well soon, X” “Cepet sembuh yaa..” “Kasian ah” “Hah anjir sumpah” “Kasian banget”

Semua orang berbondong-bondong buat menyampaikan rasa simpati mereka ke temen kita yang satu ini. Semua mengatakan betapa suasana kelas akan sepi tanpa si X. Betapa kasihan sekali, malang sekali, dan seterusnya.

Terdengar aneh, karena, waktu di sehat, hampir gaada yang deket dan temenan baik sama dia. Hampir gak ada yang peduli. Bahkan ada yang suka bercandain dia, ngegodain dia.

Tapi begitu dia sakit, tertimpa masalah, semua langsung merasa ‘menyesal’ dan merasa ‘dekat’ dengan dia, bersama-sama mendoakanya agar cepat sembuh. Jadi diam diam, termasuk gue, merasa menyesal karena gak pernah mempedulikan dia.

Itu jadi ngingetin gue bahwa, well, orang bisa datang dan pergi kapan saja. Semua bisa terjadi, dalam hitungan detik. Kita gak akan tau apa yang akan terjadi nanti, besok, lusa, atau minggu depan. Kita bisa aja kehilangan orang orang terdekat dan tersayang kita, kita bisa saja jadi korban.

Dan kalau hal itu terjadi, menimpa orang-orang yang, tanpa kita sadari, orang orang yang selama ini gak kita pedulikan. Orang orang yang berjasa sama kita, tapi kita ga indahkan. Sama kaya si X, yang dengan baik sering minjemin catetan, tapi kita gak pernah temenan.

Jangan sampai penyesalan itu terjadi saat semuanya sudah fatal. Never, eve, take people for granted. Never.

Hari ini gue belajar banyak dari si X, yang jujur saja, gue juga tidak begitu dekat. Dia ngajarin gue untuk selalu apresiasi dengan semua yang kita miliki saat ini, karena semuanya dapat diambil dan direbut dari kita kapan pun kita lengah.

Never! Take! People! For! Granted!

Get well soon, X! Can’t wait to see you back in class!

Sincerely,

adel.

 

 

 

Advertisements

What Do You Think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s