True Santa

Merry Christmas H+3 !!

Sorry for the lack of updates! Dari kemarin-kemarin udah sibuk dan belum sempet lagi buat ngecek blog ini.

Belum lagi tanggal 24 Des gue ada tugas misdinar untuk misa malam natal, terus tanggal 25 nya ke gereja dan acara kecil dirumah with moi familia, dan yang terakhir tanggal 26-27 Des, gue dan keluarga gue pergi untuk ikut camping sekaligus reuni teman-teman pramuka papa gua.

Jadi gue baru sempat update lagi hari ini! Di post kali ini gue mau ngobrolin sesuatu yang berhubungan dengan Natal.

Keluarga gue adalah termasuk keluarga yang merayakan Natal setiap tahun dengan sederhana, tapi selalu dirayakan. Kita selalu bikin pohon natal, menghiasnya, there are always presents under it, dan selalu pergi ke gereja.

Banyak keluarga yang sudah tdak merayakan hal itu. Ataupun ngerayain, tapi gak setiap tahun. I always consider myself as a really luck person to be born in a family that celebrate Christmas.

Ketika gue dulu kecil, Hari Natal menjadi salah satu yang paling spesial buat gue karena gue bisa dapet hadiah yang isinya adalah sebuah surprise, yang diberikan oleh Santa.

Gue akan selalu begadang di malam natal, kemudian gue denger langkah kaki dan bunyi bunyi kecil di lantai bawah. Setelah itu, gue cepet-cepet tidur dengan sangat bersemangat, gak sabar untuk besok paginya.

Semakin gue besar, lama kelamaan gue jadi mengerti bahwa sebenarnya hadiah gue itu disiapkan sama orang tua gue. Yang turun malam-malam itu papa mama gue, naro hadiahnya.

Tapi karena waktu kecil gue sangat sangat percaya Santa, sampai sekarang pun, deep down, i still believe it.

Semakin gue besar gue semakin sering denger, entah dari temen-temen atau dari lingkungan sekitar, bahwa Santa itu tidak nyata. Santa itu hanya mitos untuk anak-anak.

Hal ini yang selalu gue merasa bahwa jadi anak-anak itu mnyenangkan. Seru. Penuh dengan keajaiban. Bukan kehidupan dewasa dimana nyatanya realita itu lebih banyak pahitnya daripada senang dan main-mainnya.

Menurut gue, Santa itu benar-benar ada kok. Santa itu selalu membawa kebahagiaan untuk orang-orang, terutama anak-anak. ‘Dia’ selalu mengabulkan permintaan anak-anak dan bikin mereka happy.

Santa itu ada, atau mungkin ‘diciptakan’, untuk mengajarkan kita bahwa ada orang yang penuh kasih di dunia ini, yang suka berbagi kepad semua orang di seluruh dunnia, membuat orang lain bahagia dengan memberikan hadiah.

And it is possible, untuk kita melakukan hal yang sama. Jadi orang baik. Being nice to others. Membawa kebahagiaan dan suka cita untuk orang di sekitar kita. Menjadi orang yang berguna. Membagikan kebaikan dan kasih kepada semua orang.

Itulah Santa yang sebenarnya.

And for me, that is the true Santa.

Bukan, bukan orang yang punya kumis puith lebat, atau perut gendut, atau punya workshop di North Pole, dan dan memakai baju serba merah dan putih. Tapi, orang yang selalu membawa kasih dan kebahagiaan buat orang-orang di sekitarnya.

May the joy of Christmas be with you!

adel.

p.s: im obsessed with christmas movies and disney christmas songs !! childhood gaaah ajaajaj

Advertisements

What Do You Think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s